Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan angkutan barang bermuatan berat terjadi di Jalan Lintas Sumatera arah Tol Kramasan, Palembang, Kamis (30/4/2026) siang.
Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh tindakan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang melakukan razia secara mendadak dan ilegal di tengah jalur cepat.
Baca Juga : Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Jalinsum Bertambah, Fahrul Meninggal Dunia di RSUD Rupit
"Kecelakaan bermula ketika oknum petugas Dishub mencoba menghentikan paksa beberapa kendaraan secara tiba-tiba untuk melakukan pemeriksaan," ujar saksi mata dalam potongan video berdurasi 16 detik di akun @palembang_belagak.
Baca Juga : Jasa Raharja Pastikan Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Peroleh Hak Santunan
Berdasarkan rekaman video tersebut, terlihat sejumlah truk besar mengalami kerusakan parah setelah saling hantam di badan jalan.
Peristiwa tersebut bermula saat oknum petugas mencoba menghentikan kendaraan secara mendadak di tengah kondisi jalan yang sedang ramai oleh kendaraan berat.
Baca Juga : Beredar Isu Lima Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Belum, Masih Tunggu Hasil BAP
Hal ini membuat pengereman mendadak tidak terhindarkan, sehingga mengakibatkan tabrakan beruntun di lokasi kejadian.
Baca Juga : Kadishub Palembang Sebut Oknum Dishub yang Lakukan Penyetopan Truk Tak Ada Surat Tugas
Insiden ini memicu kemarahan warga dan para sopir truk yang berada di tempat kejadian perkara. Mereka melontarkan protes keras dan menuding bahwa kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh oknum petugas tersebut merupakan tindakan yang melanggar aturan.
"Gawe dishub nah, dishub belari galo. Tolong viralkan-viralkan, kasian nian nah kecelakaan beruntun tapi dishub belari galo," ucap perekam video.
“Ulah dishub Palembang razia di tikungan, menyebabkan tabrakan beruntun,” tulis akun lainnya @ricky.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
