Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan 25 Kapal Patroli Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2026 Jalur Perairan

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah armada kapal Ditpolairud Polda Sumsel yang akan digunakan untuk patroli di jalur perairan. (Foto: Istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGDirektorat Polairud Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menyiagakan 300 personel dan 25 armada kapal untuk memperketat pengamanan di lima titik krusial jalur perairan guna mengantisipasi lonjakan besar pemudik menjelang Idulfitri 2026, Senin (16/3/2026).

“Ada 300 personel ditambah dengan empat polres jajaran yang akan mendukung pengamanan di perairan selama arus mudik Lebaran tahun ini,” ujar Direktur Ditpolairud Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho SIK dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (14/3/2026).

Pihak kepolisian memetakan lima titik utama yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi penumpang, yakni Pelabuhan Boombaru, Pelabuhan Tanjung Api-Api, Pelabuhan Masyarakat Desa Srimenanti, Dermaga Pasar 16 Ilir, serta kawasan Perairan Sungai Musi.

Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari

Selain kepadatan penumpang, Ditpolairud juga menaruh perhatian serius pada titik rawan kecelakaan air seperti perairan Sungsang hingga Selat Bangka, perairan Karang Agung, hingga perairan Air Sugihan.

“Di beberapa titik rawan ini kami menyiagakan personel secara khusus guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut maupun sungai. Kami memetakan mulai dari perairan Sungai Musi sampai muara Sungsang sebagai jalur yang harus diawasi ketat,” katanya.

Untuk mendukung mobilitas pengamanan, sebanyak 25 armada kapal diterjunkan untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jalur mudik perairan Sumatera Selatan.

Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah

Kombes Pol Heru merincikan armada tersebut telah disebar secara strategis agar dapat memberikan respons cepat jika terjadi kendala di lapangan.

“Sebanyak 17 kapal sudah tersebar di berbagai wilayah, sementara di Mako Ditpolairud sendiri kami menyiagakan 6 kapal dan 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung kelancaran mudik lebaran tahun ini,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)