NUSANTARATERKINI.CO - Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan umat Islam untuk membersihkan hadas besar dari tubuhnya.
Sebelum melakukannya, Anda harus membaca terlebih dahulu doa niat mandi Anda.
Pada dasarnya ada dua jenis hadas yang dikenal dalam Islam.
Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban
Yang pertama adalah hadas kecil yang dapat dibersihkan dengan berwudhu.
Yang kedua adalah hadas besar yang perlu dibersihkan dengan cara mandi.
Menstruasi, pendarahan nifas, dan hubungan seksual adalah tiga penyebab utama haji.
Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng
Mensucikan diri dari hada agung merupakan syarat mutlak bersuci.
Tanpa wajib mandi maka ibadah termasuk shalat tidak diperbolehkan.
Salat mandi wajibnya berbeda-beda tergantung penyebab hadasnya. Berikut ini diketahui mengenai niat mandi wajib pasca haid bagi umat islam dan dirangkum berbagai sumber.
Baca Juga : Aliansi Ormas Islam Laporkan Ade Armando ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla
Doa Sesudah Haid
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Baca Juga : Heboh! Air Kolam di Pagar Alam Berubah Merah Seperti Darah Usai Hujan Deras
Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala
Artinya:
Baca Juga : Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!
"Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan tubuh dari hadas besar fardu karena Allah Ta'ala."
Tata cara mandi wajib setelah haid
Baca Juga : Beredar Isu 5 Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Masih Tunggu BAP
1. Membasuh Kemaluan dengan Wewangian
Usai membaca niat doa mandi bersih saat haid, muslimah menyiapkan kapas yang direndam dalam wewangian atau parfum bebas alkohol. Lalu, bersihkan kemaluan dengan kapas.
Pastikan wewangian atau cologne yang Anda gunakan aman untuk area kemaluan. Sebab, area tersebut cukup sensitif.
Hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW ketika beliau ditanya oleh seorang wanita Anshar. 'Bagaimana aku mandi dari haid?' Beliau pun menjawab: "Ambillah sepotong kapas yang dilumuri dengan minyak wangi lalu bersihkan dengan itu."
2. Bersihkan kedua telapak tangan
Lalu, bersihkan kedua telapak tangan. Wanita muslim dapat melakukannya dengan menggunakan tangan kanannya untuk menyiram atau mencuci tangan kirinya. Kebalikannya juga diulangi sebanyak tiga kali. Untuk menjaga kebersihan, wanita muslim boleh bergantian menggunakan sabun.
3. Bersihkan seluruh tubuh
Setelahnya, para muslimah bisa mandi seperti biasa, membasuh seluruh bagian tubuhnya hingga bersih. Meski begitu, pastikan seluruh bagian tubuh Anda terkena air mengalir.
Tidak terkecuali area tersembunyi atau terlipat. Di belakang telinga, ketiak, punggung, sela-sela jari tangan dan kaki, hingga kerutan di antara lutut dan paha.
Yang terbaik adalah membersihkan tubuh bagian kanan terlebih dahulu, lalu bagian kiri.
(*/nusantaraterkini.co)
