Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Elon Musk: RUU "Besar dan Indah" Trump Kekejian yang Menjijikkan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi Elon Musk bersama Donald Trump. (Foto: dok Meta AI)

Nusantaraterkini.co, NEW YORK CITY - Elon Musk mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan menyebut rancangan undang-undang (RUU) yang "besar dan indah" Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai "kekejian yang menjijikkan."

"Maaf, tapi saya sudah tidak tahan lagi," tulis Musk, yang baru saja mundur dari jabatannya sebagai pimpinan Departemen Efisiensi Pemerintahan AS beberapa hari lalu, dalam unggahannya di platform media sosial X, pada Selasa (3/6/2025)

"RUU pengeluaran Kongres yang sangat besar, keterlaluan, dan berlebihan ini adalah kekejian yang menjijikkan. Mereka yang memilihnya seharusnya malu. Kalian tahu kalian salah. Kalian tahu itu," sebutnya.

"Kongres sedang membuat Amerika bangkrut. Pada bulan November tahun depan, kita akan memecat semua dinamika yang terjadi pada rakyat Amerika,” tambahnya.

Baca Juga: Elon Musk: Platform X Hadapi Serangan Siber Besar-besaran

Diketahui, RUU yang disebut Trump sebagai "RUU yang Besar dan Indah" itu adalah paket legislatif yang mencakup berbagai ketentuan, yang fokus pada pemotongan pajak dan pengeluaran, serta ketentuan seperti tidak ada pajak untuk tip atau lembur, peningkatan kredit pajak anak, dan pengurangan defisit federal.

RUU tersebut juga mencakup ketentuan terkait keamanan perbatasan, eksplorasi energi, dan reformasi kesejahteraan.

Menurut laporan CNN, beberapa pejabat Gedung Putih mengaku terkejut mendengar komentar keras Musk. Meskipun pandangan Musk tentang RUU tersebut bukan rahasia bagi staf senior di West Wing, mereka tidak mengira Musk mengambil sikap terbuka yang begitu keras. 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Mike Johnson menanggapi kritik Musk dengan santai, mengatakan kepada awak media di Capitol Hill bahwa Musk salah besar tentang RUU yang besar dan indah ini.

“Tindakannya yang muncul dan mengkritik seluruh RUU ini bagi saya sangat mengecewakan, sangat mengejutkan,” kata Johnson.

Baca Juga: Donald Trump: Pakistan dan India Sepakati Gencatan Senjata

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt juga menepis kritik Musk.

“Dengar, presiden sudah tahu sikap Elon Musk terkait RUU ini. Itu tidak mengubah pendapat presiden. Ini adalah RUU yang besar dan indah, dan dia tetap pada pendiriannya," kata Leavitt dalam konferensi pers Gedung Putih.

RUU tersebut sebelumnya diloloskan bulan lalu di DPR AS dengan suara 215 banding 214, dan saat ini sedang menunggu pembahasan oleh para senator.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua