Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Event Opera Batak Melestarikan Kearifan Lokal dan Mengajak Anak Muda Menjaga Budaya

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Event Opera Batak Melestarikan Kearifan Lokal dan Mengajak Anak Muda Menjaga Budaya

Nusantaraterkini.co, Samosir - Event Opera Batak merupakan kegiatan tahunan di Kabupaten Samosir dalam menjaga dan melestarikan adat budaya kearifan lokal, kegiatan dilangsung di Panggung Terapung Waterfroncity, Pangururan, Kabupaten Samosir.

Opera Batak adalah bentuk seni pertunjukan yang menggabungkan unsur drama, musik, tari, dan vokal untuk menceritakan cerita rakyat atau fenomena. 

BACA JUGA: Marsada Band Semarakkan Opera Batak Menjaga Nilai-Nilai Kebudayaan dan Hibur Masyarakat Samosir

Pertunjukan ini memiliki ciri khas yang kuat dan merupakan bagian dari budaya Batak. 

Opera Batak memiliki sejarah yang panjang dan berkembang dari seni pertunjukan rakyat yang sederhana menjadi seni pertunjukan yang lebih kompleks dan profesional. Salah satu kelompok Opera Batak pertama adalah Opera Batak Serindo yang didirikan pada tahun 1928 oleh Tilhang Oberlin Gultom. 

Unsur drama sangat penting dalam menyampaikan cerita dan pesan moral dalam Opera Batak, kabar baiknya kelompok yang tampil Serindo yang masih eksis sampai saat ini.

Pembina sekaligus pemilik Opera serindo berinisial Gultom mengungkapkan bahwa Almarhum bapaknya merupakan pendiri Opera Batak Serindo yang saat ini ia teruskan.

"Almarhum bapak saya merupakan pendiri opera batak serindo yang didirikan tahun 1928, saat ini saya menggantikan perannya untuk melestarikan kebudayaan kearifan lokal batak agar tidak punah tergerus zaman moderen," ujarnya, Senin (5/5/2025).

BACA JUGA: Ribuan Masyarakat dan Wisatawan Melihat Pertunjukkan Air Mancur Menari di Pangururan

Gultom melanjutkan bahwa saat ini adat dan budaya hampir hilang karena kurang nya edukasi nilai-nilai budaya batak dan ketidakpedulian.

"Adat dan budaya batak sekarang ini perlahan tergerus oleh zaman di sebabkan kurangnya edukasi ke anak generasi penerus. Tak hanya itu anak-anak zaman sekarang juga mulai meninggal cikal bakal budaya batak karena perkembangan zaman, itu lah pentingnya event opera batak ini memperkenalkan dan mengingatkan anak muda menjaga dan melestarikan kearifan lokal budaya batak sebagai generasi penerus," tutupnya.

(cw8/Nusantaraterkini.co)