Golkar Menolak Pengguliran Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Capres 03 Ganjar Pranowo mengusulkan pengguliran hak angket oleh DPR untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Baca Juga : Firman Soebagyo Ingatkan Bahaya Buzzer dan Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial
Menanggapi itu, politikus Partai Golkar, Dave Laksono menilai, tidak ada alasan untuk menggunakan hak angket.
Baca Juga : Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM
"Hak angket itu pasti Golkar menolak. Sama seperti tadi Pak Budi Arie sampaikan tidak ada alasan melakukan (menggunakan -red) hak angket," kata Dave, Jumat (23/2/2024).
Dave menilai adanya dugaan kecurangan itu baru tuduhan secara emosional sesaat karena paslon gagal mencapai kemenangan.
Baca Juga : Sartono Hutomo Salurkan Bantuan Infrastruktur dan Dukung Penguatan UMKM
Dia menyebut Golkar akan mengawal hal ini agar tak bergulir menjadi suatu hal yang lebih besar.
Baca Juga : DPR Soroti Permintaan Footage Gratis dari Kreator, Nilai Tak Etis dan Bebani Sineas
"Ada kecurangan itu baru tuduhan-tuduhan. Kita melihatnya ini adalah emosional sesaat dari mereka yang gagal untuk mencapai kemenangan. Akan kita kawal terus, jangan sampai bergulir dari hanya sekadar wacana bisa menjadi suatu hal yang besar," tutur anggota Komisi I DPR ini.
Dave mengatakan, Golkar pasti menolak adanya wacana hak angket. Sebab, Golkar tetap meyakini Pemilu berjalan dengan baik, sesuai dengan aturan dan ketetapan yang telah ditentukan.
Baca Juga : Rapat Perdana akan Dimulai Bulan Juli, Legislator Beberkan Tiga Fokus Hak Angket Haji
"Kita pasti akan menolak dan meyakini bahwa pemilu tetap berjalan dengan baik sesuai dengan aturan dan ketetapan yang telah ditentukan," tambahnya.
Baca Juga : Pakar: NasDem Tak Begitu Semangat Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024 di Senayan
Dave meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) penuh kejujuran dan terbukti berulang kasus yang diajukan dan diputuskan sesuai dengan fakta dan kenyataan yang sebenarnya. Jika terkumpul bukti kecurangan, kata Dave, Partai Koalisi Prabowo-Gibran tetap meyakini Pemilu berjalan dengan baik.
"Kami yakin MK masih penuh dengan kejujuran dan menjunjung tinggi kebenaran dan terbukti dengsn berulang kali kasus yang diajukan diputuskan sesuai dengan fakta dan kenyataan yang sebenarnya," ujarnya.
"(Jika terbukti kecurangan) Ya nanti itu hak konstitusional dan institusi masing-masing akan tetapi kami yang pasti dari psrtai koalisi pendukung baik pemerintah atau pun juga koalisi pak prabowo ini meyakini bahwa pemilu berjalan dengan baik dan hasil adalah benar-benar sesuai dengan keinginan rakyat," tandasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
