Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gudang Amunisi Ciangsana Sudah Aman Terkendali Usai Kebakaran Semalam

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Situasi terkini di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, aman terkendali setelah terbakar pada Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 18.05 WIB.(kompas.com / Nabilla Ramadhian)

NUSANTARATERKINI.CO - Situasi terkini di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sudah aman terkendali setelah terbakar pada Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 18.05 WIB.

Pantauan di lokasi Minggu (31/3/2024) pukul 07.32 WIB, para anggota TNI dan petugas pemadam kebakaran (damkar) terlihat masih berada di lokasi.

Sementara awak media yang tiba di lokasi tidak diperkenankan memasuki kawasan gudang amunisi yang berada di dalam kompleks Gudmurah.

Baca Juga : Sentil Alumni LPDP Lupa Pulang', Cucun Restui TNI Turun Tangan Tanamkan Nasionalisme

Untuk memasuki kawasan gudang amunisi, seseorang harus melalui sebuah pos penjagaan dan pagar berwarna hijau.

Pos itu dijaga oleh lebih dari lima anggota TNI.

Hanya orang-orang tertentu saja yang boleh masuk ke dalam. 

Sementara awak media dibatasi aksesnya hanya di dekat sebuah plang putih bertuliskan aturan "Dilarang masuk tanpa izin, membawa senjata api/tajam, membawa kamera foto/HP, membawa korek api, merokok".

Baca Juga : Kawal Aspirasi May Day 2026, Polda Sumsel Terjunkan 3.432 Personel Gabungan untuk Pengamanan

Menurut informasi, area seluas 34 hektare berada di balik pagar hijau itu.

Sebagian besar area adalah pepohonan rindang, di situlah lokasi gudang amunisi berada.

Di bagian tengah kawasan itu terdapat 15 gudang amunisi setinggi sekitar enam meter. Masing-masing gudang memiliki tanggul pengaman yang tingginya sama dengan gudang-gudang itu.

Selain itu, masing-masing gudang juga berjarak sekitar 200 meter antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga : Komisi I DPR Ragukan Klaim TNI AD soal Ledakan Gudang Amunisi Kadaluwarsa

Dari 15 gudang itu, hanya gudang nomor enam yang memiliki amunisi kadaluwarsa yang hendak dimusnahkan. 

Di gudang nomor enam, terdapat sekitar 160.000 jenis amunisi maupun bahan peledak. Nahas, amunisi keburu meledak pada Sabtu petang.

Sekitar pukul 07.30 WIB, satu unit Kompi Zeni Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI AD tiba di lokasi.

Baca Juga : Ketua RT Ungkap Dahsyatnya Ledakan Gudang Peluru TNI: Kayak Perang, Ada 5 Granat Terlempar

Namun, mereka mundur saat berada di dekat pagar hijau lantaran sekitar lima mobil damkar jenis High-Pressure Unit keluar dari sana.

Mereka keluar dari kawasan Gudmurah TNI AD dan tidak terlihat lagi.

Berdasarkan informasi yang Kompas.com terima, mereka hendak menyisir permukiman warga di sekitar lokasi untuk mencari amunisi yang terpental.

Sampai sekitar pukul 08.40 WIB, lebih banyak mobil damkar keluar dari pagar hijau. Pada pukul 09.00 WIB, semuanya keluar dari kawasan Gudmurah. 

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Namun, sebelum mereka keluar dari kawasan Gudmurah, para petugas damkar sempat melakukan apel terlebih dulu.

Apel diikuti oleh Asisten Operasi Kodam Jaya Kolonel Inf Ardiansyah.

Dalam apel itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para petugas karena telah membantu memadamkan api dan mengamankan situasi. 

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

Setelah itu, para petugas langsung berbenah dan beranjak keluar dari lokasi.

Saat berita ini ditulis, satu unit Kompi Zeni Jihandak TNI AD yang sebelumnya keluar dari kawasan Gudmurah kembali. 

Sementara pagar menuju kawasan gudang amunisi sudah ditutup rapat setelah sebelumnya dibuka.

Anggota TNI yang berjaga di pos juga berkurang menjadi dua personel.

(*/nusantaraterkini.co)

Sumber: Kompas.com