Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hadiri Talkshow Road to PON Aceh-Sumut, Wakapolda Sumut: Kehadiran Polisi untuk Membuat Aman dan Nyaman

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana bersama Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Rony Samtana menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam talkshow road to PON Aceh-Sumut di Plaza Medan Fair, Medan, Sumut, Sabtu (20/7/2024).

Dalam talkshow bertemakan volunteer day ini, Rony berbicara terkait pengamanan dalam perhelatan PON tersebut. Dia menyebut, kehadiran polisi dalam PON nanti untuk membuat masyarakat dan atlet aman dan nyaman.

Baca Juga : PON XXI Dongkrak Ekonomi Sumut, Daya Beli Tetap jadi Tantangan

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat nanti yang akan banyak, tolong jangan dimaknai bahwa situasinya tidak aman. Tidak, situasinya adalah aman," katanya.

Baca Juga : Pameran Foto Mengungkap Cerita dari Lintasan ke Lensa, Nella Pecahkan Rekor di PON XXI

"Tapi lagi-lagi saya katakan, itu semua untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, bukan hanya (bagi)!warga masyarakat Sumatera Utara (saja) tapi (juga) tamu-tamu kita, saudara-saudara kita yang nanti datang ke perhelatan ini mereka harus merasakan aman dan nyaman," jelasnya.

Karenanya Rony juga mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan PON dari sisi keamanan dan kenyamanan ini. Dia mengatakan PON bisa menjadi momentum untuk menunjukan wajah Sumut yang baik.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

“Saya mengajak masyarakat untuk sama-sama kita menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman pada warga maupun tamu yang akan datang nanti,” pungkasnya.

Baca Juga : Garuda Muda Siap Tempur, Inilah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN U-19 Bank SUMUT Championship 2026

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi menyukseskan pelaksanaan PON.

“Saatnya kita menunjukkan siapa Sumut, saatnya kita menunjukkan Sumut punya marwah, punya nama baik, punya banyak potensi kekayaan, budaya seni dan banyak kebaikan. Maka kita harus sukseskan PON ini, kita tunjukkan Sumut memang mantab, Sumut harmoni, kita bisa beragam tapi bisa damai,” katanya.

Baca Juga : Polda Sumut Ungkap Mafia Solar di Tebingtinggi, Modus Gunakan 29 Barcode dan Truk Modifikasi

Menurutnya, kesuksesan PON merupakan tanggung jawab seluruh pihak mulai dari Pemprov Sumut, Pemkab/Pemko, Forkopimda hingga masyarakat. Terlebih sejak tahun 1953, baru 70-an tahun kemudian Sumut kembali menjadi tuan rumah PON.

Baca Juga : Penempatan tak Sesuai, Agen Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut

“Kesempatan menjadi tuan rumah ini tidak ada dua kali, ini kesempatan yang sangat langka, pada kesempatan ini mari kita sukseskan PON ini, ini kesempatan kita menunjukan bahwa Sumut itu mantab,” ucap Fatoni.

Dia menyatakan, Panitia Besar PON pun terus bergerak cepat menyelesaikan seluruh persiapan. Saat ini, progres persiapan venue secara keseluruhan sudah mencapai 80%.

“Kita semua harus siap, kita cek semuanya satu per satu, pelatihan atletnya, pengadaan peralatan, semua kita bekerja bersama, kita semua bergerak, kita kompak untuk menyukseskan ini,” ujarnya.

Fatoni mengatakan ada banyak kesuksesan yang harus dicapai. Di antaranya, yaitu sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi dan pemberdayaan ekonomi.

“Dengan PON ini ekonomi bergerak, sukses juga pariwisatanya. Ini kesempatan kita untuk meningkatkan pembangunan dan perekonomian kita selain olahraga,” kata Fatoni.

Kemudian, Fatoni juga berharap para atlet yang berjuang di PON nanti dapat mengeluarkan usaha terbaiknya. Dirinya optimis, Sumut bisa masuk dalam empat besar pada PON nanti. Dia juga menjanjikan para atlet yang meraih prestasi pada PON akan mendapat bonus.

“Bagi pemenang atau peraih medali akan ada bonus dari Pemprov Sumut, kalau berprestasi pasti diperhitungkan, apapun yang kita lakukan dampaknya untuk kita,” pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)