Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenaker Perkuat Sinergi untuk Tekan Pengangguran di Indonesia, Sebut Perlunya Kolaborasi

Editor :  Fadli Tara
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggelar job fair dan pelatihan vokasi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Medan pada Senin (23/12/2024).

Nusantaraterkini.co, Medan – Tingginya angka pengangguran di Indonesia, yang tercatat mencapai 7,5 juta orang, memerlukan solusi kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. 

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggelar job fair dan pelatihan vokasi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Medan pada Senin (23/12/2024).

Baca Juga : Firman Soebagyo: RUU Satu Data Penting untuk Akhiri Ego Sektoral Antar Kementerian

Acara ini menghadirkan 39 perusahaan yang menyediakan 1.000 peluang kerja baru, termasuk untuk penyandang disabilitas. 

Baca Juga : Jaga Kestabilan Harga dan Bahan Pokok, Pemerintah Didorong Mentransformasi Bulog Jadi Setara Kementerian

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyebut kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus memperluas akses pekerjaan.

Baca Juga : 3.000 Pencari Kerja Padati Job Fair Deliserdang 2026, Lowongan Tersedia Hanya Ratusan

“Kami ingin memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri. Kegiatan ini adalah wujud nyata dari upaya kami untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja,” ujar Yassierli.

Baca Juga : Menaker Tegaskan Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Selain itu, pelatihan produktivitas, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pameran UMKM juga digelar dalam acara tersebut. 

Sebanyak 53 UMKM yang telah mengikuti pelatihan diberdayakan melalui pameran ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi lokal.

Baca Juga : DPR Soroti Permintaan Footage Gratis dari Kreator, Nilai Tak Etis dan Bebani Sineas

Mengatasi Tantangan Teknologi dan Pariwisata Yassierli menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menghadapi tantangan di era kemajuan teknologi.

Baca Juga : Prabowo Subianto Tegaskan Penanganan Sampah Jadi Prioritas Nasional, Target Terkendali 3 Tahun

 “Kolaborasi antar kementerian, pemerintah daerah, dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola tantangan ini,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis lainnya, Kemenaker akan fokus pada sektor pariwisata. 

Menurut Yassierli, sektor ini memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.

 “Saya sudah berdiskusi dengan Presiden Prabowo, dan beliau menyampaikan bahwa sektor pariwisata akan menjadi salah satu prioritas untuk menekan angka pengangguran,” tambahnya.

Melalui berbagai program seperti job fair, pelatihan vokasi, dan penguatan sektor pariwisata, Kemenaker optimistis mampu mengurangi angka pengangguran secara bertahap. 

“Kami percaya, langkah-langkah ini dapat menjadi solusi konkret. Dengan sinergi yang baik, saya yakin kita bisa menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan produktif,” pungkas Yassierli. 

(Cw9/Nusantaraterkini.co)