Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Masyarakat Diharapkan Cermat dalam Memilih Wakilnya di Legislatif

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekjen DPR RI Indra Iskandar. (Foto: istimewa)

Masyarakat Diharapkan Cermat dalam Memilih Wakilnya di Legislatif

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengatakan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 kali ini mendapat sorotan lebih dari publik, padahal lembaga parlemen di Senayan yang turut dalam pesta demokrasi, pemilihan perwakilan rakyat dalam hal ini anggota legislatif juga tidak kalah penting, karena sebagai lembaga yang nanti mengawal proses selama 5 tahun ke depan.

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat

Hal ini disampaikan Indra dalam acara diskusi Pemilu Legislatif, bijak memilih pasti terwakili di gedung Parlemen, Senayan, Senin (12/2/2024)

Baca Juga : Sektor Legislatif Catatkan Kepatuhan LHKPN Terendah di Angka 55 Persen ​

"Saya berharap diskusi ini dapat menjadi ajang edukasi dan sosialisasi, pemilu legislatif masyarakat terutama yang diwakili oleh kaum-kaum terpelajar dari mahasiswa, kami ajak agak lebih tahu tentang pemilihan bagi para wakilnya di DPR," katanya dalam sambutannya.

Ia pun berharap dengan keinginan pengetahuan tentang pemilu legislatif ini dapat membuat pengetahuan bagi para pemilih masyarakat perlu mencermati atau mendalami sebelum memilih wakilnya di lembaga legislatif.

Baca Juga : Komisi X DPR Minta PPDB dan Penerimaan Mahasiswa Baru Lebih Transparan dan Berkeadilan

Terlebih, memilih anggota dewan lembaga legislatif adalah tanggung jawab besar seperti diketahui DPR memiliki fungsi legislasi, pengawasan dan fungsi anggaran.

Baca Juga : Revisi UU Polri, DPR Dukung Perpanjangan Masa Pensiun hingga 60 Tahun

Indra menambahkan, mengawasi jalannya pemerintahan dan menganggarkan keuangan negara untuk menjalankan roda pemerintahan, harapannya tentu agar masyarakat dapat turut mengawasi lembaga ini dan berpartisipasi dalam prosesnya pemilihan pemilu legislatif.

"Saya sangat optimis sekali ke depan ini lembaga parlemen akan bukan cuma berubah wajah akan lebih besar berkontribusi dalam proses karena ruang demokrasinya semakin hari semakin terbuka jadi hari-hari ini semua merasa sebagai pemilik obligasi Republik Indonesia ikut bicara bagaimana demokrasi dibangun ke depan," ujarnya.

Baca Juga : Mitos Politik: Mengapa Partai yang Terlempar dari DPR Sulit Kembali ke Senayan?

(cw1/nusantaraterkini.co)