Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pelaku Pembunuhan Rita Jelita Sinaga, Tetap Bersikeras Korban Tewas Karena Gantung Diri

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
pelaku Lie Pin Chien, memperagakan caranya mengingat kait di atas atap dapur seolah-olah korban tewas karena gantung diri, Selasa (16/7/2024)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Lie Pin Chien, menjalani rekonstruksi atas kasus pembunuhan rekan wanitanya bernama Rita Jelita Sinaga, yang dilakukannya.

Rekonstruksi itu dilaksanakan di sebuah rumah yang berada di Jalan Diski Glugur Rimbun, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, pada Selasa (16/7/2024) kemarin.

Baca Juga : Polres Pematangsiantar Lakukan Pengamanan Rekontruksi Pembunuhan

Rumah tersebut merupakan kontrakannya pelaku bersama dengan korban dan menjadi tempat kejadian perkara.

Baca Juga : Rekonstruksi Tersangka Lie Pin Chen Bantah Bunuh Rita Jelita Sinaga, Kuasa Hukum: Dia Terintimidasi

Ada belasan reka adegan yang dilakukan oleh pelaku, sebelum dan sesudah membunuh teman wanitanya itu.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi, pada Sabtu (1/6/2024) silam.

Baca Juga : Komplotan Perampok Lansia di Pekanbaru Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak Saat Ditangkap di Medan

Amatan Tribun-medan, awalnya pelaku ini datang ke rumah tersebut dan langsung masuk ke dalam melalui pintu depan.

Baca Juga : Wanita Penusuk Pria di Kertapati Ditangkap, Polisi Sita Pisau Dapur Sepanjang 30 Cm

Setelah itu, pelaku ini duduk di ruang tamu sambil bermain handphone dan sembari menunggu korban datangi.

Kemudian, korban pun tiba di rumah tersebut dan langsung masuk ke dalam kamarnya untuk mengganti pakaian.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Lalu, korban tidur disebelah pelaku sambil memintanya untuk mengusuk badannya sambil berbaring.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

Saat diminta oleh penyidik untuk memperagakan, bagaimana pelaku menghabisi teman wanitanya ini.

Pelaku sempat membantah, tidak melakukan pembunuhan terhadap Rita Jelita Sinaga.

Waktu itu, beberapa jam setengah keduanya terlelap tidur. Tiba-tiba pelaku ini melihat korban sudah berpakaian dan membangunkannya.

Korban mengajak pelaku ini untuk berwisata ke Berastagi namun pelaku menolak hal tersebut dan memilih kembali melanjutkan tidurnya.

"Agak berapa lama setelah mengajak saya, dia (korban) jalan ke belakang. Seperti ini kejadian sebenarnya, setelah terbangun aku, nggak ada dia, lalu aku ke belakang dia sudah begitu (tergantung)," kata Lie Pin Chien, saat memperagakan adegan.

Saat itu, pelaku ini mengatakan bahwa dirinya terpaksa mengakui perbuatannya telah membunuh teman wanitanya, karena mendapatkan tekanan dari pihak kepolisian.

Padahal, rekonstruksi yang dilakukan tersebut merupakan hasil dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat berada di kantor polisi.

"Jadi saat itu aku pun capek, makan nggak makan. Nggak ada yang dampingi aku selama di situ, ada tekanan-tekanan sedikitlah, jadi singkat cerita aku mengikutilah kemauan (polisi)," ucapnya dihadapan penyidik dan juga jaksa.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Suyanto Usman Nasution sempat menjelaskan bahwa, rekonstruksi tersebut dilakukan sesuai dengan BAP.

"Ini kita bukan berdebat kusir, jadi jangan perkeruh suasana kerjaan kita banyak sama-sama kita menghargai. Ikuti saja dulu jalannya, kalau mau komplin nanti, nggak usah berdebat," kata Usman.

Lalu, pihak kepolisian tetap meminta pelaku untuk melanjutkan reka adegan sesuai dengan keterangannya di BAP.

Kemudian, pelaku ini pun memperagakan adegan sesuai dengan BAP. 

Dimana, pelaku ini sempat terlibat cekcok dengan korban dan mencekiknya hingga korban tewas.

Setelah tewas, pelaku yang panik langsung menyeret jenazah korban ke dapur belakang dan mengatur skenario seolah-olah korban tewas karena bunuh diri.

Lalu, ia pun pergi ke rumah tetangganya untuk memberitahu bahwa teman wanitanya ini telah tewas karena gantung diri.

Saat itu, tetangganya yang datang melihat bahwa jenazah korban sudah tergeletak di atas lantai dan di dapati sehelai kain terikat di atap dapur rumah tersebut.

(mft/Nusantaraterkini.co)