Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pelunasan Biaya Haji Sumsel Tembus 103 Persen, 6.071 Jemaah Siap Berangkat pada 22 April

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jemaah haji. (Foto; istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 6.071 calon jemaah haji (CJH) telah resmi melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), atau setara 103 persen dari total kuota provinsi tahun 2026.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel, Arkan Nurwahiddin menyebut angka tersebut melampaui kuota dasar sebesar 5.895 orang karena mencakup 1.246 jemaah cadangan yang turut melakukan pelunasan untuk memastikan seluruh slot terisi penuh.

"Pada tahap pertama, baru 73% calon jemaah atau 4.115 orang yang melunasi dari total kuota. Untuk memenuhi kekurangan tersebut, kami membuka kesempatan bagi 2.358 jemaah cadangan, dan hasilnya saat ini sudah ada 6.071 orang yang melunasi," ujar Arkan, Senin (19/1/2026).

Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari

Ia menjelaskan jika jemaah yang telah menyelesaikan administrasi kini diminta fokus pada persiapan fisik dan pendalaman manasik haji. 

Berdasarkan jadwal sementara, jemaah asal Sumsel akan mulai diberangkatkan menuju tanah suci pada akhir April mendatang.

"Kloter pertama diperkirakan akan diberangkatkan pada 22 April 2026 melalui Embarkasi Palembang menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan kapasitas sekitar 450 orang per penerbangan," jelas Arkan.

Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah

Terkait jemaah cadangan, ia mengingatkan bahwa pemberangkatan tetap akan diprioritaskan sesuai urutan kuota yang tersedia. 

Pasca penutupan masa pelunasan, pihak Kanwil Kemenag Sumsel kini menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat verifikasi dokumen administrasi guna proses penerbitan visa.

"Seluruh daerah kami minta segera menindaklanjuti kelengkapan dokumen jemaah agar proses pemberangkatan dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan," pungkasnya.

(Tia/nusantaraterkini.co).