Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mulai memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk kawasan pasar tumpah serta objek wisata guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di seluruh wilayah Bumi Sriwijaya.
Langkah antisipasi ini mencakup pengawasan intensif pada jalur utama dan jalur fungsional Trans Sumatera yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan secara signifikan.
Baca Juga : Jadi Nadi Ekonomi Asahan: Stasiun Kisaran Pecahkan Rekor Layani 54 Ribu Penumpang
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho menginstruksikan pengecekan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk pada perlintasan sebidang kereta api guna meminimalkan hambatan sebelum puncak arus mudik tiba.
Baca Juga : Polri Klaim Pengamanan Mudik Lebaran 2026 Sukses: Angka Fatalitas Turun 30% dan Kepuasan Publik Capai 88,5%
"Kami memastikan seluruh personel, sarana prasarana, serta skema rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan secara maksimal. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami," tegasnya, Minggu (1/3/2026).
Selain rekayasa lalu lintas, kepolisian telah menyiapkan jaringan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur strategis.
Baca Juga : Coba Curi Kotak Amal Masjid, Pria Asal Muba Diamankan Polsek Ilir Barat I Palembang
Fasilitas ini nantinya akan menyediakan layanan kesehatan, informasi perjalanan, hingga bantuan darurat bagi para pemudik yang membutuhkan istirahat atau pertolongan medis selama perjalanan.
Baca Juga : Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Asal Tegal Dipulangkan dengan Pengawalan Polisi
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan operasi tahun ini menggabungkan tindakan preventif dengan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.
"Polda Sumsel akan menindak tegas setiap pelanggaran lalu lintas yang berisiko fatalitas kecelakaan. Namun, kami tetap mengedepankan pendekatan yang humanis demi kenyamanan pemudik," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
