Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polri: Puncak Arus Mudik Idul Fitri 1445 H Diperkirakan 5 April 2024

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Karopenmas Divhumas Polri Brigjend Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Foto: Istimewa)

Polri: Puncak Arus Mudik Idul Fitri 1445 H Diperkirakan 5 April 2024

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkirakan puncak arus mudik Idul Fitri 1445 H/2024 terjadi pada 5 April.

Baca Juga : Arus Mudik Lebaran 2026 di Kualanamu Tembus 420 Ribu Penumpang, Posko Resmi Ditutup

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, puncak arus mudik tersebut masih perlu dilakukan analisa dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Baca Juga : Antisipasi Puncak Arus Mudik, Pengelola Tol Kayuagung-Palembang Tambah 6 Gardu Satelit

“Kami sudah sampaikan sekitar tanggal 5 april 2024 (puncak arus mudik) tadi. Namun demikian, hasil analisa dan evaluasi sementara ini akan dilakukan rapat dengan stakeholder terkait nanti kita akan sampaikan terkait dengan puncak baik itu mudik maupun arus balik,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/3/2024).

Dia menyebut, pihaknya telah siap untuk menerapkan rekayasa lalulintas mulai 5 April 2024. Rekayasa ini antara lain yaitu contraflow, one way dan pembatasan operasional angkutan barang sumbu 3.

Baca Juga : Anggota DPR Abdullah Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Tekankan Posisi di Bawah Presiden

"Pemberlakuan rekayasa lalulintas ini merupakan hasil analisa dan evaluasi tahun lalu," terangnya.

Baca Juga : Prabowo Terima 10 Buku Reformasi Polri: Kompolnas Diperkuat, Kementerian Baru Dibatalkan

Trunoyudo mengatakan, khusus pemberlakuan rekayasa lalulintas ganjil-genap pada mudik Lebaran bakal diterapkan secara situasional. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyebut pihaknya memprediksi akan ada penambahan pergerakan massa mudik sebesar 5-6 persen dibandingkan dengan periode mudik pada 2023.

“Sedangkan di pergerakan hasil prediksi dan analisa tahun ini kemungkinan akan bertambah 5-6 persen atau kurleb di angka 136 juta masyarakat. Tentunya, kesiapan ini akan lebih dipersiapkan oleh polri melalui korlantas dan stakeholder terkait,” pungkasnya.

Baca Juga : Herman Deru Open House di Griya Agung, Ribuan Warga Padati Rumah Dinas

(HAM/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Rendahnya Kesadaran Jemaah, Petugas DLH Keluhkan Sampah Koran Berserakan