Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PPP Kandas ke Parlemen, Suharso Sebut Pemimpin Harus Bertanggung Jawab

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. Mantan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa./net

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa berpandangan bahwa tidak lolosnya PPP ke Parlemen Senayan pada periode 2024-2029 harus menjadi tanggung jawab pimpinan partai. 

"Menurut saya. Kalau mau tanggung jawab ya pimpinanlah yang bertanggung jawab kan ya," kata Suharso di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, melansir Kompas.com, Jumat (14/6/2024). 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) ini berharap pimpinan PPP ke depan bisa lebih baik.

Baca Juga : DPR Usul Pemerintah Beri ‘Karpet Merah’ bagi Truk Pupuk Subsidi di Sumatera Barat

Ia enggan berkomentar lebih panjang mengenai tidak lolosnya partai kabah tersebut.

Dia juga mengaku tidak berhak menilai kepemimpinan PPP di bawah Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Mardiono.

"Wah saya bukan orang yang patut, pantas untuk menilai ya," tegas Suharso. Adapun sebelumnya, asa PPP untuk bisa lolos ke parlemen hampir dipastikan pupus sudah.

Baca Juga : DPR Desak Pemerintah Hapus Kastanisasi Guru, Usul Semua Harus Berstatus PNS

Sebab tak satu pun gugatan sengketa Pileg DPR RI 2024 yang mereka layangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dikabulkan Mahkamah.

Dalam gugatan mereka terhadap hasil Pileg DPR RI 2024 di 18 provinsi ke MK, PPP mengeklaim bahwa seharusnya mereka meraup 4,02 persen suara sah nasional.

Cuma 1 gugatan PPP yang dianggap MK layak masuk ke tahap pembuktian, yakni atas perolehan suara mereka di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah III. Namun, Jumat (8/6/2024), MK memutuskan gugatan itu tak dapat diterima juga karena dalilnya kabur.

Otomatis, perolehan suara PPP tak berubah dengan hanya mengantongi 5.878.777 suara dari total 84 daerah pemilihan pada Pileg DPR RI 2024. 

(fer/nusantaraterkini.co)