Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Presiden Ingatkan Masyarakat Tentang Judi, Jokowi: Mari Bersatu Melawan Ancaman Ini

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Jokowi saat mengimbau masyarakat agar tidak berjudi karena dampaknya sangat buruk bagi kehidupan. (Tangkapan layar X dari akun Presiden Jokowi)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden mengingatkan masyarakat tentang bahaya judi. Di mana Presiden Jokowi mengatakan mari bersatu melawan ancaman ini.

“Judi itu menghancurkan moral dan merusak generasi muda kita, baik judi offline maupun online. Mari bersatu melawan ancaman ini untuk menyelamatkan generasi memi masa depan Indonesia,” kata Presiden Jokowi melalui akun X yang diposting pada Rabu (12/6/2024).

Dalam video berdurasi 2 menit 27 detik itu, Presiden Jokowi ingin menyampaikan jangan bermain judi. “Saya ingin sampaikan, jangan judi, jangan judi, jangan berjudi baik secara offline maupun online,” tegas Presiden Jokowi dilansir dari akun X nya, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Prabowo Dipuji Presiden Palestina Usai Pidato di KTT Gaza: Cerdas! Langsung ke Intinya

nusantaraterkini.co/uploads/images/202406/image_870x_666ac2958e61b.jpg" alt="">

Dalam video tersebut, Presiden Jokowi juga menyatakan lebih baik kalau ada rezeki, ada uang berlebih itu ditabung atau dijadikan modal usaha.

“Dan sudah banyak terjadi. Karena judi, harta benda habis terjual, Karena judi, suami istri bercerai, Karena judi, melakukan kejahatan melakukan kekerasan dan bahkan tidak sedikit yang menimbulkan korban jiwa,” terang Presiden Jokowi.

Judi itu, kata orang nomor satu di Indonesia ini, bukan hanya sekedar mempertaruhkan uang, bukan hanya sekedar game, iseng-iseng berhadiah, melainkan judi itu mempertaruhkan masa depan.

“Baik itu mempertaruhkan masa depan diri sendiri, keluarga dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga secara serius memberantas dan memerangi perjudian online dan sampai saat ini sudah lebih dari 2,1 juta situs judi online sudah ditutup 

“Dan satgas Judi online sudah sebentar lagi akan selesai dibentuk yang harapan kita dapat mempercepat pemberantasan judi online,” katanya.

Tapi, Presiden Jokowi menyatakan sekali lagi judi online itu sifatnya transnasional, lintas negara, lintas batas, lintas otorisasi. “Sehingga salah satu pertahanan paling penting adalah pertahanan masyarakat kita sendiri, dan juga pertahanan pribadi kita masing-masing,” ujarnya.

Maka dari itu, Presiden Jokowi mengajak semua tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas untuk saling mengingatkan, saling mengawasi dan juga melaporkan apabila ada indikasi tindakan judi online.

Baca Juga: Wakapolda Sumut Sidak Simpang Pos Jamin Ginting

Postingan tersebut pun mendapat 3549 like, seribu komentar, seribu retweet, 174 orang yang menyimpan video ini.

@timpenguinnas: Oke jadi kapan diblokir judi onlinenya Pak? Dari blokir akses laman, payment gateway, pengaksesan konten, hingga penangkapan mafianya, Pak? Dan untuk KOL/Influencer yang sudah mempromosikan judi online kapan diproses?

@bitxt: daripada buat judi mending buat patungan IKN ya pak. Bismillah komisaris

@Urrangawak: Ngapain ngomong panjang x lebar, bpk kan punya kekuasaan utk menghentikan secara total, masalah judol ini bukan barang baru jgn² ada pembiaran, trus baru ajak2 rakyat bersama² berantas

@Hanif_AF: Minimal briefing petinggi-petinggi "pihak berwenang" dan elit politik yang jadi bekingan bandar judi apalagi judol, Pakde. Hehe. Tapi semoga judi online bisa berkurang drastis ya kalo satgas judul beneran dibentuk 

@wnisekai: ya makanya semua judi online nya lekas diberantas sampai ke akar pak

(Akb/nusantaraterkini.co)