Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rest Area HKA Titik Singgah Strategis Kelancaran Arus Balik Menuju Pelabuhan Bakauheni

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Salah satu rest area di ruas tol Bakter. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, LAMPUNG - Periode arus balik Lebaran 2026 mencatatkan lonjakan volume kendaraan yang signifikan di Ruas Tol Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter).

Tercatat, sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11 hingga 31 Maret 2026, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) mencatat sebanyak 1.012.409 kendaraan melintas di ruas tersebut, meningkat sekitar 78% dibandingkan lalu lintas normal.

Baca Juga : Urai Macet Arus Balik Lebaran 2026, Polda Sumsel Terapkan Delay System bagi Kendaraan Barang

Kondisi ini mendorong HKA untuk mengambil langkah taktis dalam menjaga stabilitas arus kendaraan, khususnya menjelang Pelabuhan Bakauheni.

Baca Juga : Libur Sekolah Berakhir, 10 Ribu Lebih Penumpang Padati Stasiun KA di Sumatera Utara

Sebagai respons, HKA mengaktifkan lima titik rest area di Ruas Tol Bakter sebagai kantong parkir sementara dalam sistem penundaan perjalanan (delaying system). Lima lokasi strategis yang disiagakan meliputi Rest Area KM 20 B, KM 33 B, KM 49 B, KM 87 B, dan KM 116 B.

Melalui skema ini, kendaraan diarahkan untuk berhenti sejenak di titik-titik tersebut guna mencegah penumpukan yang berisiko mengunci akses masuk dermaga pelabuhan.

Baca Juga : Menhub Siapkan Strategi Khusus Arus Balik Merak-Bakauheni 2026, Antisipasi Antrean & Calo

Bersama Polda Lampung, HKA menerapkan pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional di kelima titik tersebut. Efektivitas strategi ini tergambar dari data operasional

selama periode arus balik: volume kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni tercatat meningkat dari 4.134 kendaraan pada 21 Maret, hingga mencapai kisaran 12.000 hingga 14.653 kendaraan per hari pada puncak arus balik, sebuah lonjakan yang berhasil dikelola tanpa hambatan berarti berkat distribusi kendaraan yang terstruktur ke titik-titik penyangga.

Baca Juga : TNI AL Bongkar Penyelundupan Arak Bali Tanpa Cukai: Modusnya Pakai Peralatan Ibadah

Sebagai pengelola operasi dan pemeliharaan ruas tol, HKA memastikan seluruh infrastruktur pendukung di dalam rest area bekerja optimal. Fasilitas seperti toilet, musala, area makan,

hingga ketersediaan BBM di SPBU dipantau secara berkala untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan selama masa tunggu.

Baca Juga : Laba Bersih HKA Melejit 184% di Kuartal I 2026, Lampaui Target RKAP

Layanan informasi juga tersedia di lokasi agar pengemudi mendapatkan kepastian mengenai waktu keberangkatan kembali menuju pelabuhan.

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menegaskan bahwa kesiapan fisik dan personel adalah kunci dalam menjalankan kebijakan ini.

Baca Juga : HKA Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun Melalui Strategi Penguatan Layanan Operasi dan Pemeliharaan Aset Tol

"Prioritas kami adalah memastikan distribusi kendaraan tetap teratur dan aman. Dengan menempatkan kendaraan di kantong-kantong parkir ini, kami memberikan ruang bagi otoritas

pelabuhan untuk mengelola kapasitas dermaga tanpa tekanan antrean di jalan raya," ujar Martin.

Ia menjelaskan, sistem delay ini hanya aktif saat kapasitas parkir di Pelabuhan Bakauheni mencapai ambang batas tertentu. Jika kondisi di pelabuhan masih longgar, arus kendaraan di jalan tol tetap dibiarkan mengalir normal.

Namun, begitu terjadi kepadatan signifikan, petugas di lapangan segera melakukan pengalihan secara tertib ke titik-titik penyangga yang telah ditentukan.

Di lapangan, personel operasional HKA bersiaga penuh bersama pihak kepolisian untuk memandu para pengemudi. Pemantauan dilakukan selama 24 jam untuk memastikan setiap pergerakan kendaraan berjalan aman dan tanpa hambatan berarti.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di Ruas Tol Bakter terpantau lancar dan terkendali. HKA mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memantau kondisi fisik kendaraan serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran perjalanan menuju tujuan akhir masing-masing.

(Akb/nusantaraterkini.co)