Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Satres Narkoba Tanjung Balai Bongkar Peredaran Ekstasi, Ratusan Pil Ekstasi Disita di Lokasi Gang Sempit

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangan diborgol. Ilustrasi. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, TANJUNG BALAI – Aparat Satuan Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tanjung Balai menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis pil ekstasi di sebuah gang sempit kawasan Kecamatan Datuk Bandar. Dalam operasi tersebut, dua pria diringkus bersama ratusan butir pil terlarang.

Penggerebekan berlangsung pada Kamis malam (19/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Anwar Idris, Gang Al-Wasliah, Kelurahan Gading. Petugas yang telah melakukan pemantauan sebelumnya langsung bergerak cepat saat mendapati keduanya diduga hendak bertransaksi.

Kasi Humas Polres Tanjung Balai, M Ruslan, menyebut kedua tersangka berinisial IG alias IN (50), warga Kecamatan Teluk Nibung, dan MM alias Mansah (39), warga Kecamatan Datuk Bandar.

Baca Juga : Sempat Kabur, Pelaku Curanmor di Tanjung Balai Akhirnya Tertangkap, Personel Satreskrim Temukan Sabu

“Dari hasil penggeledahan ditemukan ratusan pil ekstasi yang disimpan dalam plastik hitam dan dikemas dalam sejumlah plastik klip transparan,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Rincian barang bukti yang diamankan meliputi 365 butir pil ekstasi warna hijau seberat 173,21 gram yang terbagi dalam lima paket, serta enam butir pil ekstasi warna kuning dengan berat 3,03 gram. Polisi juga menyita dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi.

Total sebanyak 371 butir pil ekstasi berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Baca Juga : Di Rumah Tunggu Pembeli, Pengedar Sabu Asal Tanjung Balai Diringkus Polisi

Ruslan menegaskan pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Tanjung Balai. Saat ini, kedua tersangka telah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Penyidikan masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar,” pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).