Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Seluruh Korban KM Dharma Kartika IX Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Kaltim

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Polisi menunjukkan bukti hasil pemeriksaan jasad korban.(foto: ahmad/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coBALIKPAPAN–Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Timur menyelesaikan proses identifikasi tiga korban meninggal dunia insiden KM Dharma Kartika IX. Seluruh jenazah dinyatakan teridentifikasi dan siap diserahkan kepada keluarga.

Plh Karumkit Bhayangkara Balikpapan, AKBP I Made Suanda Menara, mengatakan proses identifikasi dilakukan secara bertahap sesuai standar prosedur DVI. Pemeriksaan dilakukan tanpa otopsi, tetapi melalui pemeriksaan luar yang disesuaikan dengan kebutuhan identifikasi.

Baca Juga : Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Semayang Normal Pascainsiden KM Dharma Kartika IX

“Penetapan identitas dilakukan setelah data antemortem dan postmortem menunjukkan kecocokan. Semua harus saling menguatkan sebelum dinyatakan sah,” ujarnya di Balikpapan, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga : Jasa Raharja Sumsel Jamin Santunan Seluruh Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Data antemortem dikumpulkan dari keluarga, meliputi ciri fisik, catatan medis, hingga barang pribadi korban. Sementara data postmortem berasal dari pemeriksaan jenazah seperti sidik jari, kondisi fisik, dan temuan klinis.

Dari proses rekonsiliasi data tersebut, tiga jenazah berhasil diidentifikasi. Korban pertama, Idam Rapi (51), laki-laki, teridentifikasi melalui kecocokan sidik jari. Dua korban lainnya, Nur Lina (41) dan Nina (64), perempuan, diidentifikasi melalui kombinasi data sidik jari, properti korban, dan pemeriksaan ciri fisik.

Baca Juga : Tim DVI Temukan Jenazah Diduga Balita dalam Kecelakaan Bus ALS di Muaratara, Total Korban Tewas jadi 18 Orang

AKBP Made menyebutkan bahwa seluruh proses berjalan melibatkan tim DVI Polda Kaltim, Inafis Polresta Balikpapan, serta tim medis Rumah Sakit Bhayangkara.

“Seluruh jenazah sudah dapat diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman maupun pemulangan ke daerah asal,” katanya.

Baca Juga : Gara-gara Tak Pakai Helm, Dua Pemuda di Balikpapan Terciduk Bawa 1.000 Butir Obat Terlarang ​

Ia menambahkan, temuan medis menunjukkan korban meninggal dunia akibat tertindih kendaraan dan muatan yang bergeser saat kapal miring.

Dengan selesainya proses identifikasi, tahap penanganan jenazah dinyatakan tuntas. Sementara itu, penyelidikan penyebab kemiringan kapal masih berlangsung di bawah penanganan otoritas terkait.

Baca Juga : Korupsi RS Bekokong: Kadinkes Kutai Barat Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,1 Miliar

(Ahmad/Nusantaraterkini)