Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sohibul Iman Didorong Maju Pilkada Jakarta, Relawan Yakin PKS akan Bersama Anies Baswedan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Relawan Anies Baswedan, Iwan Tarigan. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Relawan Anies Baswedan, Iwan Tarigan tak mempermasalahkan soal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan mengusung Wakil Ketua Majelis Syuro, Mohamad Sohibul Iman, maju Pilkada Jakarta.

Iwan Tarigan pun menilai semua kemungkinan masih bisa berubah menjelang pendaftaran.

Baca Juga : PKS Blunder Politik jika Paksakan Duet Anies-Sohibul ke Parpol Lain

"Kami menghargai proses yang berjalan di internal PKS. Perlu kita ingat pendaftaran pilkada masih di akhir bulan Agustus 2024. Jadi masih sangat mungkin semua akan berubah menjelang pendaftaran paslon Gubernur DKJ," ujarnya, Senin (24/6/2024).

Baca Juga : PKB Ingin Calon di Pilkada Jakarta Lebih Baik dari Pasangan Anies-Sohibul

Kendati begitu, Iwan yakin PKS bakal tetap bersama Anies Baswedan. Dia pun mengungkit kerja sama baik yang telah dijalin Anies bersama PKS pada Pilgub Jakarta 2017 dan Pilpres 2024 lalu.

"Karena itu kami yakin PKS akan tetap bersama kami karena selama ini sudah menjadi sebuah team yang hebat di Pilkada DKI 2017 dan Pilpres 2024," tegasnya.

Baca Juga : RUU Perampasan Aset Tegaskan Pemulihan Kerugian Negara Berprinsip Jaga Keadilan dan HAM

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, nama Sohibul Iman tidak terlalu dikenal di Jakarta.

Baca Juga : Anggota DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Izin Pemanfaatan Ruang di Wilayah Bencana

Karenanya, nama Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu dinilai tak akan mampu apabila dihadapkan dengan nama-nama yang lebih populer seperti Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bahkan Ridwan Kamil sekalipun.

"Saya rasa diusungnya Sohibul Iman oleh PKS tidak bisa menjual seperti nama-nama sudah beredar saat ini untuk di Pilkada Jakarta," katanya.

Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi

"Saya sih melihat kemampuan PKS itu paling tinggi di wakil. Meskipun mereka punya suara yang cukup signifikan di legislatif, tapi itu tidak berkorelasi dengan kemampuan mereka mengakumulasi suara di Pilgub DKI Jakarta," sambungnya.

Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta

Ray mengakui PKS merupakan partai yang solid. Namun, PKS tidak memiliki figur politik yang populer. Karena itu, PKS diprediksi hanya bisa menjadikan kadernya sebagai cawagub dalam Pilgub DKI Jakarta.

Menurut dia, apabila tetap akan mengusung Sohibul Iman, PKS paling hanya dapat menarik pemilih dari simpatisannya sendiri. Partai itu akan kesulitan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat umum.

 

"Butuh kerja keras PKS untuk mempopulerkannya. Saya enggak terlalu yakin mereka punya jalan pintas untuk mempopulerkan orang semacam Sohibul Iman," sindirnya.

Diketahui DPP PKS telah sepakat mengusung Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon Gubernur Jakarta. PKS menilai Sohibul memiliki integritas dan mampu memimpin Jakarta.

(cw1/nusantaraterkini.co)