Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sumsel Minta Extra Flight untuk Angkutan Lebaran, Menhub: Segera Kami Rapatkan dengan Maskapai

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi didampingi Gubernu Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai usai rapat koordinasi dengan Pemprov Sumsel di Griya Agung, Rabu (25/2/2026). Foto: Tia/Nusantaraterkini.co

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGKementerian Perhubungan RI melakukan rapat koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menyiapkan strategi angkutan Lebaran 2026 guna mengantisipasi pergerakan sekitar 3,8 juta pemudik yang diprediksi akan melintasi wilayah tersebut.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru secara khusus meminta penambahan frekuensi penerbangan (extra flight) kepada Kemenhub guna memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat baik yang masuk maupun keluar dari Bumi Sriwijaya selama periode mudik dan balik.

“Saya secara khusus meminta kepada Pak Menteri untuk penambahan flight. Jadi memang bukan hanya menghadapi Lebaran saja, tetapi memang pergerakan pesawat ini juga tinggi, baik yang datang maupun yang keluar dari Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru saat rapat koordinasi di Palembang, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan jika akan segera menggelar rapat bersama seluruh maskapai penerbangan di Indonesia.

Menhub mengakui adanya tren pertumbuhan permintaan penumpang udara yang signifikan, sehingga diperlukan rumusan terkait penambahan armada di bandara-bandara yang membutuhkan.

Berdasarkan data survei yang dipaparkan Kementerian Perhubungan, pesawat masuk dalam 10 besar moda transportasi pilihan masyarakat selama libur Lebaran 2026.

Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah

Secara nasional, jumlah penumpang yang memilih pesawat diperkirakan mencapai 4,98 juta orang.

“Nanti kami akan melakukan rapat dengan seluruh maskapai penerbangan terkait penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kami melihat ada kecenderungan pertumbuhan permintaan, sehingga kami merasa perlu merumuskan tambahan penerbangan,” jelasnya.

Selain sektor udara, Menhub juga memastikan kesiapan jalur darat di Sumsel bebas dari hambatan jalan berlubang serta memberlakukan pembatasan operasional kendaraan berat sumbu tiga mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran arus lalu lintas nasional yang diperkirakan mencapai 143 juta orang secara nasional.

"Kami mengapresiasi tekad Forkopimda Sumsel untuk menyelenggarakan angkutan Lebaran 2026 dengan baik. Program mudik ini menjadi prioritas nasional karena menyangkut masyarakat dalam jumlah yang sangat besar,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).