Terjaring OTT KPK, Bupati Labuhanbatu Lambaikan Tangan ke Wartawan dan Penjaga Rumah
Nusantaraterkini.co, LABUHANBATU - Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga terjaring oleh Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di mana, Bupati Labuhanbatu diamankan perihal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Sumut.
Menurut informasi yang diterima, sejumlah pejabat di Kabupaten Labuhanbatu juga terjaring OTT KPK pada Kamis (11/1/2024). Di mana sang Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga juga turut diamankan KPK.
Baca Juga : 4 Pemborong Korupsi Erik Adtrada Divonis Ringan, Begini Tanggapan Jaksa KPK
Tidak hanya Erik Adtrada Ritonga yang diamankan, Kepala Dinas juga turut diamankan KPK dalam operasi ini.
Mereka yang diamankan menurut kabar yang beredar akan dibawa ke Kota Medan untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sumut.
Saat ini, beberapa penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Labuhanbatu.
Baca Juga : 4 Pemborong Korupsi Erik Adtrada Divonis Bersalah, Oknum DPRD Labuhanbatu 2 Tahun Penjara
Rumah Bupati Labuhanbatu Digeledah KPK
Rumah pribadi milik Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga yang berada di Jalan Padang Matinggi, Kelurahan Padang Matingi, Kecamatan Rantau Utara digeledah KPK pada Kamis (11/1/2024) sekira pukul 11.30 WIB.
Dari informasi yang dihimpun nusantaraterkini.co, penyidik KPK akhirnya menuntaskan kegiatannya.
Baca Juga : Erik Atrada Ritonga Dituntut Hukuman 6 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Rp4,9 Miliar
Tampak dalam mobil Rombongan KPK, membawa BUpati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga.
Bupati Labuhanbatu Lambaikan Tangan
Tak cuma itu, dari penggeledahan tersebut, petugas KPK membawa sejumlah koper yang diduga berisia barang bukti hasil penggeledahan di rumah mewah tersebut.
Sekitar enam mobil minibus yang digunakan KPK selanjutnya secara perlahan. Mobil tersebut keluar secara konvoi beriringan dipandu mobil patroli Polres Labuhanbatu.
Di antara barisan mobil itu, tampak mobil Toyota Rush berwarna putih bernopol BK 1997 BRU yang membawa Bupati Labuhanbatu.
Sebelum melewati pagar rumah, ia tampak sengaja membuka kaca mobil dan tampak melambaikan tangannya kepada penjaga rumah dan wartawan yang menunggu di luar rumah.
Menurut informasi, Erik Adtrada Ritonga akan menjalani pemeriksaan sementara di Polres Labuhanbatu sebelum nantinya diterbangkan ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut.
Terkait kegiatan KPK belum ada keterangan resmi dari Jubir KPK Ali Fikri.
Sebelumnya, dugaan penggeledahan di rumah pribadi Bupati Labuhanbatu pasca-OTT Plt Kadis Kesehatan.
Hingga KPK terus melakukan kegiatan pengembangan perkara yang mereka tangani.
Usai operasi tersebut, penyidik lembaga anti rasuah itu langsung menyasar kediaman pribadi Bupati Labuhanbatu dr H. Erik Atrada Ritonga di Jalan Padang Matinggi, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.
KPK Geledah Rumah Bupati Labuhanbatu Selama 2 Jam
Sejumlah polisi berpakaian dinas dari Polres Labuhanbatu juga tampak melakukan pengawalan dan pengamanan secara ketat di lokasi hingga ke pintu gerbang rumah.
“Benar bang, sudah hampir 2 jam mereka didalam rumah pak bupati, kurang lebih 20 orang yang masuk dengan menggunakan 6 mobil,” jelas warga sekitar.
Amatan di rumah pribadi Bupati Labuhanbatu itu, sejumlah tim dari KPK telihat keluar masuk 3 rumah di dalam komplek rumah pribadi Bupati Labuhanbatu tersebut.
Menurut informasi, pihak KPK melakukan penggeledahan ke setiap sudut rumah terkait kasus dugaan korupsi di dinas kesehatan setempat yang tengah mereka dalami.
KPK Amankan Bupati Berawal dari Plt Kadis Kesehatan
Sebelumnya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap perempuan yang menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinked) Pemkab Labuhanbatu berinisial M pada Kamis (11/1/2024) subuh.
Dalam penangkapan yang berlangsung di Jalan Kampung Baru, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu sekitar pukul 05.00 WIB, M dikabarkan ditangkap bersama suaminya berinisial R.
Sejauh ini belum ada informasi lanjut terkait kasus apa yang menjerat M, yang baru belum ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu.
Sementara, guna kepentingan penyelidikan, penyidik KPK juga tampak menyegel ruang Kadis Kesehatan dengan garis pembatas khas lembaga anti rasuah tersebut.
(Akb/nusantaraterkini.co)
