Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Usai Insiden Salah Tangkap, Kapolrestabes Medan Akan Bertemu Ketua NasDem Sumut: Puji Tuhan, Hasilnya Baik

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn. (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, MEDAN – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak berencana menemui Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST menyusul insiden salah tangkap yang dilakukan empat personel Satreskrim Polrestabes Medan.

Calvijn mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Iskandar dan menyambut baik niat pertemuan tersebut.

Baca Juga : Ketua NasDem Sumut Diduga Jadi Korban Salah Tangkap, Polisi Bantah Penangkapan: Kami Tidak Pernah Bertemu

“Nanti kita akan bertemu dengan beliau (Iskandar). Saya sudah komunikasi juga, puji Tuhan hasilnya baik,” ujar Calvijn usai konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Sabtu (18/10/2025).

Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu menegaskan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut secara profesional dan beretika, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kita akan laksanakan hal-hal yang baik. Mudah-mudahan kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan menciptakan Kota Medan yang tetap aman,” jelasnya.

Baca Juga : Polda Sumut Periksa 4 Personil Polrestabes yang Sempat Amakan Ketua NasDem Sumut Iskandar ST

Saat disinggung mengenai penanganan kasus scamming dan judi online yang tengah diusut, Calvijn memilih untuk tidak memberikan banyak komentar dan langsung menuju ruangan Satreskrim.

Sementara itu, Bidpropam Polda Sumut telah memeriksa keempat personel yang diduga terlibat dalam insiden salah tangkap tersebut. Mereka kini telah ditempatkan di ruang penahanan khusus (patsus) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polda Sumut pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas peristiwa tersebut dan memastikan penegakan disiplin dilakukan tanpa pandang bulu.

“Propam terus mendalami dugaan kelalaian yang dilakukan anggota. Langkah tegas akan diambil sesuai hasil pemeriksaan,” ujar perwira Polda Sumut yang enggan disebut namanya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah empat anggota Polrestabes Medan diduga salah menangkap kader NasDem. Langkah cepat Kapolrestabes yang langsung berkomunikasi dengan pihak NasDem dinilai sebagai upaya meredam ketegangan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

(Dra/nusantaraterkini.co)