Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Volume Sampah Koran Membeludak Usai Salat Id, Petugas DLH Palembang Keluhkan Rendahnya Kesadaran Jemaah

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Petugas yang sedang membersihkan bekas koran yang dipakai masyarakat sebagai alas sajadah di depan Masjid (Agung) Sultan Mahmud Badaruddin Joyo Wikramo, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Puluhan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang harus bekerja ekstra membersihkan tumpukan sampah koran bekas alas sajadah yang ditinggalkan jemaah di kawasan Masjid (Agung) Sultan Mahmud Badaruddin Joyo Wikramo hingga Jembatan Ampera, Sabtu (21/3/2026).

Petugas telah bersiaga sejak pukul 05.30 WIB, volume sampah yang tidak terorganisir dari puluhan ribu jemaah menjadi beban berat bagi tim kebersihan.

Selain persoalan sampah, kurangnya ketertiban dalam pemisahan saf pria dan wanita juga menjadi sorotan. Di mana instruksi panitia sering kali tidak diindahkan oleh pengunjung yang memadati lokasi hingga ke ruas jalan.

Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari

Petugas yang sedang membersihkan bekas koran yang dipakai masyarakat sebagai alas sajadah di depan Masjid (Agung) Sultan Mahmud Badaruddin Joyo Wikramo, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)

"Memang setiap tahun seperti ini, sampah koran cukup banyak yang ditinggalkan jemaah. Padahal petugas masjid sudah mengumumkan agar sampah dikumpulkan, tapi ini tidak. Kesadaran masyarakat masih kurang," ujar petugas kebersihan DLH Kota Palembang, Anan saat diwawancarai langsung di lokasi.

Anan mengatakan meskipun pembersihan dilakukan secara cepat menggunakan armada truk, proses pengangkutan memakan waktu lebih lama karena lembaran koran yang berserakan menempel di aspal jalan yang basah.

Kondisi ini kontras dengan jumlah jemaah yang terus meningkat setiap tahunnya, namun tidak dibarengi dengan perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan fasilitas umum usai beribadah.

Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan pembersihan area agar kembali tertata dan bersih meski arus kendaraan sudah kembali normal.

"Ada puluhan petugas yang dikerahkan, truk juga banyak. Ini sudah kewajiban kita untuk membersihkan, meskipun kami berharap jemaah bisa lebih tertib di masa mendatang," ucap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Sekda Sumsel: 4.645 Kendaraan Dinas Tidak Beroperasi Selama Pemberlakuan WFH ASN