Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Jembatan Layang (Flyover) Gandus Palembang dilaporkan mengalami kerusakan berupa keretakan pada badan aspal dan semen pembatas jalan setelah video kondisi infrastruktur tersebut viral di media sosial TikTok pada, (22/1/2026).
Kondisi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun @gandustv yang memperlihatkan celah retakan di permukaan jalan.
Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari
"Dulur-dulur, jembatan kito nah (Saudara-saudara, jembatan kita nih)," ujar seorang pria dalam video tersebut sembari menunjukkan titik kerusakan kepada warganet.
Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah
Menanggapi laporan yang meresahkan warga tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengaku baru mengetahui informasi tersebut.
Deru berharap kerusakan yang terjadi tidak menyentuh bagian vital dari struktur penyangga jembatan layang yang baru selesai dibangun pada, 25 November 2025 lalu.
Baca Juga : Usai Viral, TPS RSUD Panyabungan Kini Bersih dan Bebas Sampah
“Retaknya itu di mana? Di pinggir jalannya? Tapi mudah-mudahan bukan di konstruksinya,” ungkap Herman Deru saat diwawancarai langsung di Palembang, Rabu (11/2).
Baca Juga : Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!
Sebagai informasi, jembatan sepanjang 67,5 hingga 100 meter berlokasi di Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan. Dibangun senilai Rp7,4 miliar oleh pemerintah, untuk mengatasi banjir dan kemacetan, serta mempermudah akses warga dari lahan rawa yang sering amblas.
Berdasarkan pantauan Nusantaraterkini.co di lokasi pada Rabu sore, beberapa titik keretakan pada aspal jalan yang sebelumnya viral tampak sudah mulai ditambal menggunakan semen.
Baca Juga : Beredar Isu 5 Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Masih Tunggu BAP
Meski demikian, kerusakan pada bagian pembatas jalan (parapet) terlihat masih retak dan belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait.
Hingga saat ini, warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut sembari menunggu evaluasi teknis lebih lanjut dari dinas terkait guna memastikan keamanan konstruksi jembatan secara menyeluruh.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
