Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Trisnawarman mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak usia sembilan bulan ke atas mendapatkan vaksinasi campak guna mencegah dampak kesehatan yang fatal akibat mulai munculnya kasus di lapangan.
"Vaksinasi campak itu kalau bisa jangan lewat untuk anak-anak usia 9 bulan ke atas karena jika sudah terkena tanpa vaksin, hal itu akan memicu deteriorasi dan dampak yang lebih berkesan," ujar Trisnawarman saat diwawancarai, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Campak, Pemerintah Perluas Sasaran Vaksinasi hingga Kelompok Dewasa
Trisnawarman menjelaskan jika penyakit campak atau morbili memiliki gejala khas berupa demam tinggi yang naik-turun selama beberapa hari, menyerupai gejala demam berdarah, yang kemudian diikuti dengan munculnya bintik-bintik ruam merah di seluruh tubuh.
Baca Juga : RSUP Mohammad Hoesin Kick Off Vaksinasi Campak 100 Nakes, Sumsel Catat Kasus
“Penyakit ini sangat mudah menular melalui udara, terutama di lingkungan sekolah dasar yang rentan mengalami penularan secara massal,” jelasnya.
Ia menyebut, faktor cuaca dan siklus tahunan ditengarai menjadi pemicu mulai munculnya laporan kasus campak dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga : Dokter Intership Tewas Akibat Campak, DPR Desak Pemerintah Rombak Total Strategi Imunisasi Nasional
Ia mengatakan jika vaksinasi berfungsi sebagai pelindung utama. Jika anak tetap tertular, kondisi fisiknya tidak akan mengalami perburukan yang parah dibandingkan anak yang tidak divaksinasi sama sekali.
Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari
"Kita harapkan kalau ada yang kena campak jangan sampai menular karena penyakit ini bisa morbili melalui udara, apalagi di tingkat SD atau sekolah-sekolah yang paling sering terjadi penularan massal," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika ditemukan gejala demam tinggi dan ruam untuk memutus rantai penularan.
Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah
Kesadaran masyarakat dalam melakukan imunisasi dasar lengkap dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga kepercayaan dan kesehatan wilayah secara menyeluruh.
"Paling tidak, kita harapkan masyarakat punya kepercayaan diri dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan vaksinasi, kita melindungi masa depan anak-anak dari dampak penyakit yang sebenarnya bisa dicegah ini," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
