Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Dicopot dan Dimutasi

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IST/kompas

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Kapolsek Tanah Abang Kompol Hans Philip Samosir dan Wakapolsek Kompol William Alexander dicopot dari jabatannya.

Pencopotan keduanya berdasarkan surat telegram Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto bernomor ST/61/II/KEP./2024 pada 23 Februari 2024.

Surat itu ditandatangani oleh Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Langgeng Purnomo. Kompol Hans Philip Samosir dimutasi ke Polda Metro Jaya dan Kompol William Alexander dimutasi ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam membenarkan hal tersebut. "(Kapolsek) mutasi ke Polda," kata Ade saat dihubungi, Minggu (25/2/2024).

Baca Juga : Polisi Gugur saat Gagalkan Begal di Lampung, Habiburokhman Sampaikan Duka Mendalam

Menurut Ade, Hans dan William dimutasi bukan sebagai akibat dari kaburnya 16 tahanan dari Mapolsek Tanah Abang beberapa waktu lalu.

"(Tujuan mutasi) untuk kebutuhan organisasi," ujarnya.

AKBP Aditya Simanggara Pratama kini bertugas menjadi Kapolsek Tanah Abang.

Baca Juga : Aktor Utama Ladang Ganja 20 Hektar Ditangkap, Polisi Beberkan Modus Pelaku

 Sementara itu, AKP Acep Atmaja menjabat menjadi Wakapolsek Tanah Abang.

Sebagaimana diberitakan, sebanyak 16 tahanan kabur dari Mapolsek Tanah Abang pada Senin, 19 Februari 2024, dini hari.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Pusat telah kembali menahan 10 dari 16 tahanan yang melarikan diri tersebut.

Diketahui, mereka kabur dengan menggergaji teralis yang diselundupkan oleh salah istri salah satu tahanan berinisial RA.

Polisi meminta agar masyarakat melaporkan jika melihat enam tahanan lain yang masih tertera dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga : 321 WNA Jaringan Judi Online Internasional Digelandang ke Imigrasi, Polisi Kejar Otak Judol di Jakbar

Mereka adalah: Renal (26), warga Kebon Melati, warga Bukit Tinggi, Jakarta Pusat.

Harizqullah Arrahman (23), warga Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Muhammad Aqdas (24), warga Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Baca Juga : Mahfud MD Tegaskan Kritik Saiful Mujani Bukan Makar, Melainkan Kebebasan Berpendapat

Hendro Mulyanto (36), warga Kalideres, Jakarta Barat.

Ferdinan (25), warga Antapani, Bandung, Jawa Barat.

Welen Saputra Thio (24), warga Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

(*/nusantaraterkini.co)

Sumber: Kompas.com