Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Legislator PDIP Soroti Struktur BGN tak Ada Ahli Gizi

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kini berada di bawah sorotan tajam publik. 

Lembaga yang menjadi motor pelaksana program makan bergizi gratis (MBG) dinilai gagal menjamin keamanan pangan setelah muncul ribuan kasus keracunan.

Baca Juga : Legislator Minta BGN Maksimalkan Sekolah jadi Alternatif Dapur MBG

Terlebih, perhatian publik juga tertuju pada komposisi pimpinan BGN. Warganet menilai banyak pejabat di lembaga ini tidak memiliki latar belakang pendidikan gizi. 

Dari sepuluh petinggi, sebagian besar berasal dari kalangan militer dan kepolisian, serta profesi di luar bidang pangan dan kesehatan.

Menanggapi hal itu, Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengingatkan jika saat ini diperlukan oleh BGN adalah ahli gizi yang handal untuk menjadi garda terdepan memastikan makanan yang disediakan untuk anak-anak penerima manfaat dapat aman dari bahaya.

Baca Juga : Polemik Makan Bergizi Gratis di Tengah Keresahan Masyarakat: Mulai Kualitas Dipertanyakan hingga Keuntungan Besar

"Kan mestinya ada tim ahli khusus gizi dan sanitasi dan jangan kemudian ada tentara atau polisi bukan itu, tegas Said, di gedung DPR, Senin (29/9/2025).

Karena itu, Politikus PDIP menilai sangat tidak tepat jika ada TNI maupun Polri yang ada di BGN itu berada dalam BGN karena posisi itu hanya yang tepat adalah ahli gizi.

Baca Juga : Ancam Pidanakan SPPG Jika Terbukti Lalai dalam Program MBG, DPR: BGN Harusnya Perbaiki Tata Kelola dan SOP

"Saya disitu tidak melihat ada polisi atau TNI bukan disitu karena itu aspeknya militer ya tidak mungkin masuk dalam struktur ahli gizi ya," tandas legislator dapil Jatim ini.

Sekendar informasi, dari struktur yang ada di BGN rata-rata diisi oleh dari kalangan TNI, Polri maupun wartawan.

(cw1/nusantaraterkini.co)